Tuesday, October 1, 2013

Menghasilkan Uang yang Tidak Mungkin!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sabtu, 28 September 2013 tempat di Universitas Terbuka, disitulah kami melakukan Outbound. banyak sekali kegiatan yang sungguh kami mungkin tidak pernah mendapatkannya di tempat lain, pengalaman yang kami dapatkan dari outbound ini tidak sebanding dengan uang yang kami bayar. Kami dilatih menjadi pribadi yang sangat baik, untuk membantu kami nanti di masa depan. Dari semua kegiatan outbound tersebut diantaranya yaitu kegiatan teknoprener dimana kita harus menjual dua kapsul yang bisa berubah menjadi pulpen dengan harga yang setinggi-tingginya.
Waktu itu saya menjual ke tiap orang yang saya lewati, saya tawari ada yang mau mendengarkan tapi ujung-ujungnya tidak membeli, adapaun juga yang langsung menolak untuk membeli. Ini sulit juga tidak semudah yang sebelumnya dibayangkan. Nah ketika itu di Perumahan Harmoni kalau tidak salah, saya menjual pulpen tersebut dengan target orang cina. Saya jelaskan bahwa ini saya mendapatkan tugas teknopreneur untuk menjual pulpen ini, dan ini pun merupakan pelajaran untuk saya agar bisa berjualan dan menghilangkan rasa malu untuk berjualan. Ini pulpen pun hasil penjualannya akan saya gunakan untuk membantu membiayai teman-teman yang memiliki masalah dengan biaya pendidikan. Maka dari itu saya menawarkan harga ini setinggi-tingginya, Ibu kira-kira berminat untuk membayar lebih? Pembicaraan tersebut tentu diselingi oleh pertanyaan Ibu tersebut, tapi saya sebisa mungkin menjelaskannya, dan meyakinkan agar bisa terjual. Dan akhirnya terjual juga dengan harga Rp. 30.000,-
Saya kehabisan waktu ketika transaksi itu, karena harus kembali lagi ke UT. Agar segera terjual habis, saya berinisiatif mencoba menawarkan sisa satu pulpen tersebut kepada pacar (hehe) dan teteh saya. Saya menggunakan media social Whatsapp, karena lebih simple juga dan bisa upload foto.
Percakan dengan sang pacar (hehe):
Saya    : Yank, ada yang baru nih. Bisa bikin kita berdua kuat! (haha)
Pacar   : Maksudnya? (haha XD)
Saya    : Ini panji jual pulpen harganya Rp. 75.000, mau bayar lebih engga?
Pacar   : Mahal amat.

Saya    : Ya engga lah, pulsa aja Rp. 25.000, cuma bisa sebulan. Tapi pulpen bisa bertahun-tahun. Hihi. Ini pulpen dari hasil penjualannya insyaallah buat bantu temen-temen yang bermasalah sama biaya pendidikan. Ini penampakannya.

Pacar   : Ih aneh pulpennya. Haha. Iya iya boleh yank pesen satu :D



Itu diantaranya percakapan kami, saya tidak memasukan semuanya dikarenakan bisa membuat malu.Akihirnya pun hari esoknya uangnya ditrasfer ke rekening.
Dan ini merupakan percakapan dengan Teteh saya, dan intinya gagal. Tidak tau karena mungkin kehabisan paket. Hehe

Teteh menolak harga yang saya tawarkan, tetapi dia tetap ingin memberikan sebagian rezekinya. Tetapi saya bilang lagi bahwa saya bukan bertujuan untuk meminta-minta. Tapi kami mengusahakan uang yang kami hasilkan dari menjual barang-barang ini, dan akhirrnya pun tidak membalas chat whatsapp saya, sehingga dikatakan gugur.
Alhamdulillah pulpen akhirnya terjual habis. Ini merupakan pengalaman yang baru mengenai menjual barang dengan cara seperti ini. Saya biasanya hanya mempromosikan saja mengenai barang yang saya jual, tapi ya penghasilannya itu tidak secepat ketika saya menawarkan pulpen lalu harus habis menjualnya.
Ini bekal yang sangat baik untuk masa depan saya nanti, karena selain saya bekerja di bidang saya, saya ingin berbisnis yang sejalur dengan bidang saya ataupun yang tidak sejalur. Saya ingin menerapkan bahwa bekerja itu hanya sebagai tambahan uang saja, jadi penghasilan sesungguhnya pada bisnis yang saya geluti. Karena saya tidak ingin dipatok oleh waktu oleh pekerjaan, tapi saya yang mematok waktu saya sendiri.

2 comments: